Spiritualitas dari “ruang” Youtube

Adib-ShomadSpiritualitas dari “ruang”  Youtube

M. Adib Abdushomad GJA

Kemajuan zaman sekarang ini, sesungguhnya semakin memudahkan kita untuk memahami kebenaran apa yang telah ditunjukkan didalam al-Qur’an. Salah satu ayat di al-Qur’an menyebutkan bahwa suatu saat nanti akan datang masa dimana tangan dan kaki kita akan menjadi saksi, di hari kiamat nanti dan mulut kita dikunci. “Al yauma nakhtimu ala afwa hihim wa tukallimuna aydihim wa tashadu arjuluhum bima kaanu yaksibun”  (surat yasiin). Ketika kita meilihat lagu-lagu kenangan lama melalui youtube, maka jarak waktu dan peristiwa lama tersebut langsung terekam di dalam ingatan kita saat mendengarkan lagu tersebut. Seolah-olah panca mata indera serta perasaan kita berbicara sendiri (speak for itself), memberi kesaksian  terhadap kenangan masa lalu kita itu.  Kalau manusia saja dapat memutar balikan data-data lamanya, apalagi sang Khaliq, Allah swt.

Bagaimana cara merasakan nikmatnya Iman?

Adib GJAM. Adib Abdushomad GJA

Sungguh banyak sekali diantara kita yang “kesulitan” dalam memaknai dan merasakan betapa sesungguhnya menjadi orang beriman itu adalah nikmat. Kesulitan ini karena, iman dan keIslam-anya dilakukan hanya secara taken for granted saja , di downloaded lalu di save, tanpa diamalkan secara serius dengan (riyadhoh) yang akhirnya menjadi sikap dan pandangan hidupnya, tidak sekedar kata-kata.  Dalam kaidah lughah bahasa Arab disebutkan  “Maa ar khosol khub in kaana kalaman”. Tidak ada artinya menyatakan rasa cinta jika hanya di mulut saja, karena ia memerlukan pembuktian. Cinta yang demikian adalah kebohongan alias palsu (man da’a khuba lilahi walam yantahi an maramihi fuhuwa kadzibun). Untuk itu, mari kita simak penjelasan serta cara mempraktekkan untuk mendapatkan nikmatnya iman tersebut.

Performing Ibadah only to seek blessing from Allah swt and avoid Riya’

DSC02068My dear brother rakhimakumuallah,

To believe the un-seen dimension better known as al-ghaib is part of the arkanul iman, such believe in Allah swt and his messenger, the existence hereafter; heaven and hellfire and other things. To believe the unseen dimension is actually requires changing our mindset. Elsewhere in my previous khutbah I strongly reminded that the purpose of our life is not only to seek happiness in this world but also in there here after (al akheroh). If we look at some of the current problems in many part of the worlds, such as, poverty, corruption, and the court decisions that still can be negotiate by certain power and money, civil wars among Muslim in this world.  We may be feel  a bit  “anomaly” about these in relation to questioning who holds the right position in the name of Allah swt. These phenomenon give us lesson learnt as well as hope that there will be the true justice according to Allah swt regulation, in which there is no single super power people that could intervene or bribe His decision in the hereafter. This due to the fact our body will provide authentic evidence of what we have done in this world (al yauma nakhtimu…)

Sekilas Model Pembelajaran Khas Pondok Pesantren

Adib GJA 

Pengantar

Banyak kalangan yang dulunya sempat memberikan konotasi kurang bagus terhadap pesantren sering disebut terlalu kolot, tradisional,  kini kelihatannya harus mau jujur mengakui bahwa pendidikan pesantren yang berbasis pada kekuatan pendidikan akhlaq atau karakter inilah yang diperlukan bangsa yang berbhineka tunggal ika ini. Apalagi di tengah-tengah krisis pemimpin yang otentik dengan pemahaman Islam yang integratif dan terbuka. Pesantren pulalah yang mempelopori dan memperkenalkan belajar ilmu secara berjenjang, dengan berbagai ragam pendapat para fukaha. Bahkan,  hemat saya justeru spirit dan nilai-nilai pesantren yang dianggap tradisional telah banyak dicopy-paste oleh sistem pendidikan modern dengan mengadoposi sistem pemondokan atau boarding school-nya serta bentuk-bentuk pendidikan Islam terpadu lainnya dengan enrollment yang sangat tinggi plus mahal, namun tetap saja sangat diminati. Lalu apa sesungguhnya cara pengajaran dan pengenalan Islam yang dilakukan di pesantren? Berikut sekilas profil jenjang pembelajaran yang dilakukan di pesantren yang diadopsi dan diolah dari pengalaman pribadi dan berbagai sumber.